Konsep Dasar, Bidang, Azas, Fungsi, Prinsip Dan Strategi Layanan Bimbingan Dan Konseling
Keywords:
bimbingan dan konseling, layanan BK, guru BK, pendidikan., guidance and counseling, BK services, BK teacher, education.Abstract
Guidance and counseling (BK) is a vital service in education, helping students develop their potential and address various challenges at school. This study aims to determine the concept, scope, principles, functions, and strategies for implementing guidance and counseling at the UPT SMP Negeri 27 Medan. The study used a qualitative descriptive method, with data collection techniques including interviews, observation, documentation, and literature review. The results indicate that the BK service at the school has been implemented well and covers personal, social, learning, and career areas. Student problems identified ranged from minor to serious disciplinary violations, such as tardiness, truancy, bullying, and disrespectful behavior. In addressing these issues, the BK teacher used a persuasive approach, individual counseling, training, and collaboration with homeroom teachers and parents. This study also demonstrated that BK services play a crucial role in helping students resolve personal and social problems within the school environment. With BK services, students are expected to improve their discipline, responsibility, and positive behavior within the school environment.
Keywords: guidance and counseling, BK services, BK teacher, education.
Abstrak
Bimbingan dan konseling (BK) merupakan layanan penting dalam dunia pendidikan yang berperan membantu peserta didik mengembangkan potensi diri serta mengatasi berbagai permasalahan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep, bidang, asas, fungsi, dan strategi pelaksanaan bimbingan dan konseling di UPT SMP Negeri 27 Medan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan BK di sekolah tersebut telah terlaksana dengan baik dan mencakup bidang pribadi, sosial, belajar, dan karier. Permasalahan siswa yang ditemukan meliputi pelanggaran disiplin ringan hingga berat, seperti keterlambatan, membolos, bullying, dan perilaku kurang sopan. Dalam menangani masalah tersebut, guru BK menggunakan pendekatan persuasif, konseling individu, pembinaan, serta bekerja sama dengan wali kelas dan orang tua siswa. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa layanan BK memiliki peran penting dalam membantu siswa menyelesaikan masalah pribadi maupun sosial di lingkungan sekolah. Dengan adanya layanan BK, siswa diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan perilaku positif di lingkungan sekolah.
Kata Kunci: bimbingan dan konseling, layanan BK, guru BK, pendidikan.
References
Aspandi. (2022). Peningkatan kompetensi guru bimbingan dan konseling dalam melakukan evaluasi layanan bimbingan dan konseling melalui supervisi akademik. Indonesian Journal of Counseling and Education (IJoCE), 3(2), 38-41.
Desmita. (2017). Psikologi perkembangan peserta didik. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. ISBN 978-979-692-730-4.
Harahap, A. C. P., Habib, M., Yasmin, N., Harahap, N. B., & Nasution, P. K. (2022). Pengembangan media layanan informasi bimbingan dan konseling di sekolah. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(4), 5956-5959.
Herlina, U., Yusuf, S., Ahman, A., & Ilfiandra. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi mutu program bimbingan dan konseling di sekolah. GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling, 12(3).
Hiswana, I. K. S. S., Suarni, N. K., & Sudarsana, G. N. (2022). Pengembangan konseling individu realita teknik want, doing and direction, dan planning untuk meningkatkan disiplin belajar siswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 7(3), 350-355.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 111 Tahun 2014 tentang bimbingan dan konseling pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Jakarta: Kemendikbud.
Muiz, M. R., & Fitriani, W. (2022). Urgensi analisis kebutuhan dalam pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah. Jurnal Consulenza: Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi, 5(2), 116-126.
Prayitno, & Amti, E. (2018). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Jakarta: Rineka Cipta. ISBN 978-979-518-829-4.
Sianturi, R., Luthfillah, N., Zakiyyah, H., & Wulandari, R. (2022). Status profesi guru bimbingan dan konseling di sekolah. Journal of Education Research, 3(2), 42-47.
Susilo, A. T. (2022). Smart media: Alternatif pelayanan bimbingan dan konseling berbasis online. Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application, 11(1).
Tohirin. (2016). Bimbingan dan konseling di sekolah dan madrasah (berbasis integrasi). Jakarta: PT RajaGrafindo Persada. ISBN 978-979-769-815-9.
Wanti, N. (2022). Urgensi ilmu bimbingan dan konseling pada aktivitas pendidikan di sekolah. Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, 4(2), 271-284.
Winarti, Y., Daga, A. T., Ayuningtyas, I. P. I., & Mayasari, A. S. T. (2024). Dasar-dasar bimbingan konseling. Bukittinggi: CV Pustaka Buku Nusantara. ISBN 978-623-5700-95-5.
Yusuf, S., & Nurihsan, A. J. (2016). Landasan bimbingan dan konseling. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. ISBN 978-979-692-044-2.
Downloads
-
PDF FULL TEXT
Abstract Dilihat : 29 Kali ,
Download: 13 Kali
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Erina Julita, Ar Rifa Affifah, Rafa Nur Azzahra Sitorus

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.