Eksistensi Nilai Partuturon dalam Kehidupan Sosial Generasi Muda Masyarakat Angkola melalui Media Komik Digital
Keywords:
Partuturon; Angkola; generasi muda; komik digital; pelestarian budayaAbstract
Partuturon merupakan bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat Angkola yang mencerminkan hubungan kekerabatan, penghormatan, kesopanan, dan keteraturan dalam berinteraksi. Perubahan pola komunikasi dan perkembangan kehidupan modern menjadi salah satu tantangan dalam mempertahankan pemahaman generasi muda terhadap nilai tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan awal mahasiswa mengenai Partuturon dan mengetahui respons mahasiswa terhadap penggunaan komik digital sebagai media pengenalan nilai Partuturon. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif sederhana. Data diperoleh melalui kuesioner yang diberikan kepada 15 mahasiswa dan dianalisis menggunakan persentase serta nilai rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 66,7% responden tidak mengetahui Partuturon, 33,3% mengetahui sedikit, dan tidak terdapat responden yang mengetahui Partuturon dengan baik. Respons terhadap komik digital menunjukkan hasil positif dengan nilai rata-rata pada aspek pemahaman dan pesan budaya sebesar 3,87, bahasa dan cerita sebesar 3,93, visual dan keterbacaan sebesar 4,16, serta nilai edukasi dan relevansi media sebesar 4,08. Aspek visual dan keterbacaan memperoleh nilai tertinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa komik digital memiliki potensi sebagai media pengenalan budaya yang menarik dan relevan bagi generasi muda. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat dalam mendukung pengenalan dan pelestarian nilai Partuturon melalui media digital.
Kata kunci : Partuturon; Angkola; generasi muda; komik digital; pelestarian budaya
Abstract
Partuturon is an important part of the social life of the Angkola community, reflecting kinship relationships, respect, politeness, and appropriate social interaction. Changes in communication patterns and modern lifestyles have become challenges in maintaining young people's understanding of these cultural values. This study aims to identify students' initial knowledge of Partuturon and examine their responses to a digital comic as a medium for introducing Partuturon values. The study employed a descriptive method with a simple quantitative approach. Data were collected through a questionnaire administered to 15 students and analyzed using percentages and average scores. The results showed that 66.7% of the respondents did not know about Partuturon, 33.3% had limited knowledge, and none of the respondents had a good understanding of Partuturon. The responses to the digital comic were positive, with average scores of 3.87 for cultural understanding and messages, 3.93 for language and story, 4.16 for visual presentation and readability, and 4.08 for educational value and media relevance. Visual presentation and readability received the highest score. These findings indicate that digital comics have potential as an engaging and relevant medium for introducing cultural values to young people. This study is expected to contribute to efforts to introduce and preserve Partuturon values through digital media.
Keyword : Partuturon; Angkola; young generation; digital comic; cultural preservation
References
Harahap, S. M., & Hamka, H. (2023). Investigating the roles of philosophy, culture, language and Islam in Angkola’s local wisdom of ‘Dalihan Na Tolu.’ HTS Teologiese Studies / Theological Studies, 79(1), 1–10. https://doi.org/10.4102/hts.v79i1.8164
Hidayat, R. (2020). Construction of Character Education in Mandailing and Angkola Culture in North Sumatra Province. Society, 8(2), 611–627. https://doi.org/10.33019/society.v8i2.212
Nasution, J., Pujiono, M., Sinar, T. S., & Nurlela. (2025). Sociopragmatic Insights into Verbal Taboos and Euphemisms in the Angkola Language: A Pathway to Cultural Diplomacy. Studies in English Language and Education, 12(2), 993–1007. https://doi.org/10.24815/siele.v12i2.37663
Pratiwi, K. S., Prasetya, A. T., Widiyatmoko, A., & Subali, B. (2025). Digital comics in primary education: A literature review on reading literacy and local wisdom integration (2020–2025). Ips, 18(1), 23–38.
Rahman, A., & Takhqiqi Arsyad, M. Z. (2026). Pengembangan Komik Digital Berbahasa Banjar sebagai Media Pembelajaran Literasi Budaya di Sekolah Dasar. JPPSD: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 5(3), 498. https://doi.org/10.26858/jppsd.v5i3.77114
Zahro, S., Widoyoko, S. E. P., & Ngazizah, N. (2026). PENGEMBANGAN KOMIK DIGITAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA TEMA INDONESIAKU KAYA BUDAYA KELAS IV SD. Concept and Communication, 11(03), 433–445. https://doi.org/10.15797/concom.2019..23.009
Downloads
-
PDF FULL TEXT
Abstract Dilihat : 1 Kali ,
Download: 0 Kali
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Grecia Trinatal Simbolon, Santa Ceacilia Br Tarigan, Dwika Ardani Fadillah, Dinda Aulia, Ilham Pratama, Ryan Dallion

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.