Merancang Pendidikan Agama Islam di Masa Depan: Strategi Adaptif dalam Menghadapi Transformasi Pendidikan Era Digital
Keywords:
Pendidikan Agama Islam, transformasi pendidikan, era digital, kompetensi guru, kebijakan pendidikan, academic supervision, school action research, teacher professionalism, learning qualityAbstract
Educational supervision is a crucial instrument for improving the quality of learning and teacher professionalism. However, supervision practices in schools are often focused on administrative requirements, thus failing to significantly impact learning quality. One approach considered effective is School Action Research (SAR)-based supervision, which integrates professional development processes with collaborative and reflective action research cycles. This article aims to analyze the concept, implementation, constraints, and efforts to improve the effectiveness of SAR-based supervision in improving teacher professionalism and learning quality. The study employed a library research method, analyzing various national and international scientific articles obtained through Google Scholar, supported by several books as a theoretical foundation. The results indicate that SAR-based supervision can improve teacher professional competence through the identification of learning problems, action planning, implementation of learning innovations, observation, reflection, and ongoing follow-up. This approach also encourages the development of a collaborative, reflective, and data-driven culture within the school environment. The main obstacles to its implementation include limited teacher research competency, time constraints, a low level of reflective culture, and a lack of institutional support. Therefore, strengthening supervisor competencies, ongoing mentoring, school policy support, and the development of professional learning communities are necessary to ensure optimal and sustainable implementation of PTS-based supervision.
Keywords: academic supervision, school action research, teacher professionalism, learning quality.
Abstrak
Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, moral, spiritual, dan kompetensi peserta didik di tengah dinamika perkembangan masyarakat modern. Perkembangan teknologi digital, globalisasi, revolusi industri 4.0, dan Society 5.0 menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi penyelenggaraan pendidikan agama Islam. Oleh karena itu, diperlukan perancangan pendidikan agama Islam yang adaptif terhadap perubahan zaman tanpa mengabaikan nilai-nilai fundamental ajaran Islam. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tantangan pendidikan agama Islam di masa depan, mengkaji konsep pendidikan agama Islam yang ideal, serta mengidentifikasi strategi pengembangannya melalui peran guru, teknologi, dan kebijakan pendidikan. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai artikel jurnal nasional dan internasional yang terindeks Google Scholar serta didukung beberapa buku sebagai landasan teoritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam masa depan harus dikembangkan melalui pendekatan integratif, humanis, moderat, berbasis karakter, dan memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Selain itu, penguatan kompetensi guru, pengembangan kurikulum adaptif, kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, serta dukungan kebijakan pemerintah menjadi faktor penting dalam mewujudkan pendidikan agama Islam yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Dengan strategi tersebut, pendidikan agama Islam diharapkan mampu menghasilkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, berpikir kritis, memiliki literasi digital, serta mampu menghadapi tantangan global tanpa kehilangan identitas keislamannya.
Kata kunci: Pendidikan Agama Islam, transformasi pendidikan, era digital, kompetensi guru, kebijakan pendidikan.
References
Anshori, I., & Syafe'i, I. (2023). Transformasi Pendidikan Agama Islam dalam menghadapi era Society 5.0. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 20(1), 45–60.
Azra, A. (2019). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi di Tengah Tantangan Milenium III. Kencana.
Hasanah, U., & Sari, M. (2021). Teacher professionalism in improving Islamic education quality. Journal of Educational Management, 15(3), 255–268.
Hefner, R. W. (2019). Islamic education in an age of globalization. The Review of Faith & International Affairs, 17(1), 1–13.
Muhaimin. (2017). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Rajawali Pers.
Nata, A. (2018). Ilmu Pendidikan Islam. Prenadamedia Group.
Nurdyansyah, N., & Widodo, H. (2020). Integrating technology into Islamic education learning: Challenges and opportunities. International Journal of Instruction, 13(4), 593–608.
Pratiwi, D., & Huda, M. (2021). Digital competence of Islamic education teachers in the era of Industrial Revolution 4.0. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 40(2), 335–347.
Rahman, A., & Wahyuni, S. (2022). Innovation of Islamic Religious Education learning in the digital era. Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 210–223.
Suyatno, S., Wantini, W., Baidi, B., & Amurdawati, G. (2022). Strengthening character education through Islamic Religious Education in Indonesian schools. Cakrawala Pendidikan, 41(1), 70–84.
Sutrisno, S. (2021). Moderasi beragama dalam Pendidikan Agama Islam di era digital. Jurnal Edukasi: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan, 19(2), 145–158.
Downloads
-
PDF FULL TEXT
Abstract Dilihat : 8 Kali ,
Download: 3 Kali
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Mujib, Sukari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.