Pendidikan dan Kebangkitan Nasional: Refleksi Historis dan Relevansi Kontemporer

Authors

  • Sukari Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum Surakarta, Indonesia
  • Muarifah Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum Surakarta, Indonesia

Keywords:

Pendidikan, Kebangkitan Nasional, Nasionalisme, Karakter Bangsa, Pendidikan Abad ke-21

Abstract

Kebangkitan Nasional merupakan tonggak penting dalam sejarah bangsa Indonesia yang menandai lahirnya kesadaran kolektif untuk melepaskan diri dari belenggu kolonialisme melalui perjuangan yang terorganisasi, rasional, dan berbasis pendidikan. Pendidikan menjadi instrumen strategis dalam membangun kesadaran intelektual, memperkuat identitas nasional, serta membentuk karakter bangsa yang mampu menghadapi berbagai tantangan perubahan zaman. Artikel ini bertujuan menganalisis hubungan antara pendidikan dan Kebangkitan Nasional serta mengkaji relevansi nilai-nilai perjuangan tersebut dalam penyelenggaraan pendidikan pada era globalisasi dan transformasi digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui analisis berbagai buku, artikel ilmiah, hasil penelitian, dokumen kebijakan, dan literatur yang berkaitan dengan sejarah pendidikan nasional dan perkembangan pendidikan kontemporer. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi dan analisis tematik untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai peran pendidikan sebagai penggerak perubahan sosial sejak masa pergerakan nasional hingga era modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan telah menjadi fondasi utama dalam membangun nasionalisme, menumbuhkan karakter, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat kemampuan masyarakat dalam menghadapi dinamika global. Nilai-nilai Kebangkitan Nasional seperti persatuan, gotong royong, kemandirian, toleransi, integritas, dan semangat belajar sepanjang hayat tetap relevan untuk diinternalisasikan dalam sistem pendidikan Indonesia. Implementasi nilai-nilai tersebut dapat dilakukan melalui penguatan pendidikan karakter, pembelajaran kontekstual, literasi digital, pengembangan kompetensi abad ke-21, serta penguatan peran guru sebagai agen perubahan. Dengan demikian, pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga menjadi media pembentukan generasi yang berkarakter, adaptif, inovatif, dan memiliki komitmen terhadap kemajuan bangsa.

Keywords : Pendidikan, Kebangkitan Nasional, Nasionalisme, Karakter Bangsa, Pendidikan Abad ke-21.

References

Ananda, R., & Fadhli, M. (2018). Statistik Pendidikan: Teori dan Praktik dalam Pendidikan. Medan: CV Widya Puspita.

Creswell, J. W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Departemen Pendidikan Nasional. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.

Dewantara, K. H. (2013). Pendidikan. Yogyakarta: Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa.

Hasbullah. (2019). Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.

Kartodirdjo, S. (1992). Pengantar Sejarah Indonesia Baru Jilid II. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Jakarta: Kemendikbudristek.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemendikbudristek.

Lickona, T. (2013). Educating for Character. New York: Bantam Books.

Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa. (2020). Pemikiran Ki Hadjar Dewantara tentang Pendidikan Nasional. Yogyakarta: UST Press.

Mulyasa, E. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Bumi Aksara.

Nagazumi, A. (1989). Bangkitnya Nasionalisme Indonesia. Jakarta: Grafiti Pers.

Nugroho, R. (2021). Transformasi Pendidikan Indonesia di Era Digital. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Prasetyo, B., & Trisyanti, U. (2019). Revolusi Industri 4.0 dan Tantangan Perubahan Sosial. Prosiding SEMATEKSOS 3, 22–27.

Sanjaya, W. (2018). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Suyanto, & Hisyam, D. (2000). Pendidikan di Indonesia Memasuki Milenium III. Yogyakarta: Adicita Karya Nusa.

Tilaar, H. A. R. (2012). Perubahan Sosial dan Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

UNESCO. (2021). Reimagining Our Futures Together: A New Social Contract for Education. Paris: UNESCO.

Zed, M. (2018). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

2026-07-17