Analisis Implementasi Budaya Jum'at Berkah dalam Pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SD IT Muhammadiyah Lhokseumawe

Authors

  • Kayla Adzra Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe
  • Julrissani Julrissani Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe
  • Putri Nazari Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe
  • Ulandari Ulandari Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe
  • Arifah Arifah Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe
  • Haddad Rajul Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

Keywords:

Jum'at Berkah, budaya sekolah, Kurikulum Merdeka, pendidikan karakter, sekolah dasar

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi budaya Jum'at Berkah sebagai bentuk pengembangan kurikulum di SD IT Muhammadiyah Lhokseumawe, sekolah dasar Islam yang menerapkan Kurikulum Merdeka. Jum'at Berkah merupakan rangkaian pembiasaan hari Jumat yang memadukan praktik keagamaan, kepedulian sosial, dan penguatan karakter, meliputi salat Dhuha, murajaah Al-Qur'an, salat Jumat/Zuhur berjamaah, serta infak, ditambah pembagian paket sembako bulanan yang didanai sumbangan sukarela wali murid. Penelitian kualitatif deskriptif ini menggunakan data observasi, wawancara, dan dokumentasi, dipadukan dengan kajian pustaka budaya sekolah dan pendidikan karakter tahun 2021–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jum'at Berkah menjadi bagian dari Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) dan proyek penguatan karakter kokurikulernya (disebut P5 pada saat observasi, yang kemudian berganti nama menjadi Dimensi Profil Lulusan/DPL berdasarkan Permendikdasmen No. 10 Tahun 2025), yang mendukung penanaman nilai religius, kedisiplinan, dan empati sosial, sekaligus memperkuat kerja sama sekolah dan keluarga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Jum'at Berkah adalah strategi kontekstual menerjemahkan fleksibilitas dan tujuan penguatan karakter Kurikulum Merdeka ke praktik sekolah sehari-hari, serta merekomendasikan pendokumentasian dan evaluasi yang lebih terstruktur.

References

Adawiyah,Fitriah ,F.,Jazuli, S., & Fitriah, N. (2026). Dari pembiasaan ke internalisasi: Peran hidden curriculum dalam penguatan karakter religius. JIDeR, 6(2), 199-209. https://doi.org/10.53621/jider.v6i2.747

Aluf, W. A. (2024). Strategi pengembangan Kurikulum Merdeka dalam memperkuat karakter pada tingkat sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 8(2), 1211-1223. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i2.7275

Annisa, A., Qodri, F. L., & Atmojo, S. E. (2023). Implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar. Dimensi Pendidikan, 19(2), 98-107. https://doi.org/10.26877/dm.v19i2.16987

Indriani, N., Suryani, I., & Mukaromah, L. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam pembentukan karakter disiplin peserta didik di sekolah dasar. Khazanah Pendidikan, 17(1), 242-252. https://doi.org/10.30595/jkp.v17i1.16228

Irwani. (2026). Strategi penguatan karakter religius berbasis habituasi shalat Dhuha berjamaah dalam pembelajaran Kurikulum Merdeka. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 8(2). https://doi.org/10.31004/edukatif.v8i2.8970

Muhaimin, Y., Rukajat, A., & Ramdhani, K. (2023). Kurikulum Merdeka dalam pembentukan karakter religius siswa di SMPIT An-Nur Al-Mustafa Karawang. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 13605-13611. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i2.8557

Norianda, N., Dewantara, J. A., & Sulistyarini, S. (2021). Internalisasi nilai dan karakter melalui budaya sekolah (studi budaya sekolah Jumat Berkah). WASKITA: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter, 5(1), 45-57. https://doi.org/10.21776/ub.waskita.2021.005.01.4

Tim Observasi PGMI. (2026). Laporan observasi implementasi Kurikulum Merdeka dan KOSP di SD IT Muhammadiyah Lhokseumawe. Lhokseumawe: Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasyiah.

Downloads

Published

2026-07-17