Kedudukan Orang Berilmu Perspektif Hadits Nabi Muhammad SAW

Authors

  • Saiyed Mahmuddin Assaqqaf Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Abbas Baco Miru Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia
  • Rahmi Dewanti Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia

Keywords:

knowledge, knowledgeable people, prophetic hadith, Islamic education.

Abstract

This study aims to examine the position of knowledgeable people from the perspective of the hadiths of Prophet Muhammad SAW and its implications for Islamic education. The research employs a qualitative approach using a library research method. Data were collected from the Prophet’s hadiths and relevant scholarly literature, which were analyzed through thematic content analysis. The findings reveal that the hadiths place knowledgeable individuals in a noble and strategic position as the heirs of the prophets, granting them a high status and a crucial role in shaping moral character and Islamic civilization. Knowledge is viewed as the fundamental basis for worship, righteous deeds, and education. This study emphasizes that honoring knowledgeable people is a vital foundation for the development of Islamic education oriented toward character building and the welfare of the Muslim community.

Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kedudukan orang berilmu dalam perspektif hadits Nabi Muhammad SAW serta implikasinya terhadap pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh dari hadits-hadits Nabi dan literatur ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadits Nabi menempatkan orang berilmu pada kedudukan yang mulia sebagai pewaris para nabi, memiliki derajat yang tinggi, dan berperan penting dalam pembentukan akhlak serta peradaban umat. Ilmu dipandang sebagai dasar utama dalam beribadah, beramal, dan mendidik. Penelitian ini menegaskan bahwa pemuliaan terhadap orang berilmu merupakan fondasi penting dalam pengembangan pendidikan Islam yang berorientasi pada pembentukan karakter dan kemaslahatan umat.

 

References

Sumarni, N. R. W. D. I., Wahyudi, H. A., Hidayat, A., & Ramdhani, M. R. (2025). ANALISIS HADITS TARBAWI TENTANG ILMU DAN KEUTAMAAN ORANG BERILMU DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM: Hadis Tarbawi; Ilmu Pengetahuan; Keutamaan Orang Berilmu; Pendidikan Karakter. JOURNAL Educational Management Reviews and Research, 4(2), 36–44.

Nuromi, M. A., Erhassa, S. N., Ananda, R., Gani, A., & Kesuma, G. C. (2025). HAKEKAT PENDIDIKAN PERSPEKTIF HADITS NABI MUHAMMAD SAW. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(02), 221–232.

Sagala, A. H. (2022). Kewajiban Belajar Mengajar Perspektif Hadis Nabi. Pena Cendikia, 5(1), 32–38.

Wardatusshopa, F., Ummah, I., Karmilah, K., Sirozudin, S., Hidayat, W., & Djazimi, D. (2024). Keutamaan Ilmu dalam Perspektif Hadis. Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan Dan Agama Islam, 23(1), 516–525.

Ramdhani, M. R. (2024). KAJIAN ANALISIS HADIST SUNAN IBN MAJAH; ILMU PENGETAHUAN DAN KEUTAMAAN ORANG BERILMU DALAM PERSEPEKTIF HADIST. Tadbiruna, 3(2), 13–24.

Umar, B. (2022). Hadis tarbawi: pendidikan dalam perspektif hadis. Amzah.

Polem, M., Maslani, M., & Wulandari, R. (2024). Peserta Didik Dan Pendidik Perspektif Hadits. Jurnal Education and Development, 12(1), 46–54.

Nurmalasari, S. (2025). Pentingnya Menuntut Ilmu dalam Sunnah Nabi: Analisis Hadis tentang Motivasi dan Dimensi Kemanfaatan. Ulumuna: Jurnal Studi Keislaman, 11(2), 135–148.

Yuniartin, T., Ibad, A., Julhusni, A., & Darojah, I. (2024). Urgensi Ilmu dan Ulama dalam Al-Quran dan Hadis: Sebuah Tinjauan Teoritis. Trends in Applied Sciences, Social Science, and Education, 2(2), 79–92.

Downloads

Published

2026-02-04

Issue

Section

Articles