Case Report Intervensi Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) dengan Hipoglikemia di RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro

Authors

  • Noveli Fitranda Prodi D-3 Kebidanan Bojonegoro, Poltekkes Kemenkes Surabaya; Bojonegoro, Indonesia
  • Aris Handayani Prodi D-3 Kebidanan Bojonegoro, Poltekkes Kemenkes Surabaya; Bojonegoro, Indonesia
  • Abdul Latip Prodi D-3 Kebidanan Bojonegoro, Poltekkes Kemenkes Surabaya; Bojonegoro, Indonesia

Keywords:

Low Birth Weught, Hypoglycemia, Bayi Berat Lahir Rendah, Hipoglikemia

Abstract

Introduction Low birth weight (LBW) babies are babies weighing less than 2,500 grams, which is an important indicator of maternal and infant health. This condition can increase the risk of health problems and even neonatal death. According to WHO data from 2024, the prevalence of low birth weight (LBW) babies globally reached 15–20%, while in Indonesia it was more than 15.5%. Factors causing low birth weight (LBW) babies include maternal, fetal, placental, and socioeconomic factors, requiring comprehensive treatment.Objective describe the case report of intervention for low birth weight (LBW) babies with hypoglycemia at Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Regional General Hospital, Bojonegoro.Method This case report approach uses the SOAP method of midwifery care management, which includes subjective and objective data collection, assessment, establishing an actual diagnosis and a potential diagnosis, identifying the need for immediate intervention, collaboration, and consultation. The planning stage includes developing a care plan, implementing the intervention, and evaluating the outcomes of the care provided. Results and discussion The discussion shows that the baby was born prematurely at 32 weeks of gestation with a body weight of 2100 grams with severe asphyxia and hypoglycemia (GDS 41 mg/dL). Comprehensive care was provided through respiratory monitoring, maintaining body temperature, fulfilling nutrition using OGT, infection prevention, collaborative therapy, and education for the mother. Evaluation showed that the baby's condition improved with stable vital signs.
Conclusion and recommendation Midwifery care for a low-birth-weight (LBW) infant with hypoglycemia yielded positive outcomes. Following comprehensive care based on the SOAP approach, the infant's condition improved, evidenced by stable vital signs, maintained body temperature, and successfully met nutritional needs. Parents are advised to monitor the infant's health regularly, provide breast milk on demand, and follow healthcare professionals' care recommendations to support the infant's growth and prevent complications.
Keywords : Low Birth Weught, Hypoglycemia
Abstrak
Pendahuluan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan bayi dengan berat lahir kurang dari 2.500 gram yang menjadi salah satu indikator penting derajat kesehatan ibu dan bayi. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan bahkan kematian neonatal. Berdasarkan data WHO tahun 2024, prevalensi Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di dunia mencapai 15–20%, sedangkan di Indonesia lebih dari 15,5%. Faktor penyebab Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) meliputi faktor maternal, janin, plasenta, dan kondisi sosial ekonomi sehingga diperlukan penanganan yang komprehensif. Tujuan Mendeskripsikan Case Report intervensi Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Dengan Hipoglikemia di RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro.. Metode Pendekatan case report ini menggunakan manajemen asuhan kebidanan dengan metode SOAP yang meliputi pengumpulan data subjektif dan objektif, assessment berupa penegakan diagnosis aktual, diagnosis potensial, serta identifikasi kebutuhan tindakan segera, kolaborasi, dan konsultasi. Tahap planning mencakup penyusunan rencana asuhan, pelaksanaan tindakan, serta evaluasi hasil asuhan yang telah diberikan.. Hasil dan Pembahasan Pembahasan menunjukkan bayi lahir prematur pada usia kehamilan 32 minggu dengan berat badan 2100 gram disertai asfiksia berat dan hipoglikemia (GDS 41 mg/dL). Asuhan diberikan secara komprehensif melalui pemantauan respirasi, menjaga suhu tubuh, pemenuhan nutrisi menggunakan OGT, pencegahan infeksi, terapi kolaboratif, dan edukasi kepada ibu. Evaluasi menunjukkan kondisi bayi membaik dengan tanda vital stabil. Simpulan dan saran Asuhan kebidanan pada bayi dengan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) disertai hipoglikemia menunjukkan hasil yang baik. Setelah dilakukan asuhan kebidanan secara komprehensif menggunakan pendekatan SOAP, kondisi bayi mengalami perbaikan yang ditandai dengan stabilnya tanda vital, suhu tubuh tetap terjaga, serta kebutuhan nutrisi dapat terpenuhi. Orang tua dianjurkan untuk melakukan pemantauan kesehatan bayi secara rutin, memberikan ASI sesuai kebutuhan, dan menerapkan perawatan sesuai anjuran tenaga kesehatan guna mendukung pertumbuhan bayi serta mencegah terjadinya komplikasi.
Kata kunci : Bayi Berat Lahir Rendah,Hipoglikemia

References

1. Suryani, E. (2020) BAYI BERAT LAHIR RENDAH DAN PENATALAKSANAANNYA. 1st ed. Edited by T.S. PRES. KOTA KEDIRI JAWA TIMUR: Anggota resmi IKPAPI Indonesiea.Available,at: https://stradapress.org/index.php/ebook/catalog/download/8/6/22-1?inline=1.

2. Wahyu Dwi Agussafutri, S.S.T.B.M.P.H. et al. (2022) Buku Ajar Bayi Baru Lahir DIII Kebidanan Jilid II. Mahakarya Citra Utama Group. Available at: https://books.google.co.id/books?id=8CSrEAAAQBAJ.

3. Ward, A.A.R. and Hamdan, A.H. (2023) “HIPOGLIKEMIA NEONATAL.” Available at:

https://www-ncbi-nlm-nihgov.translate.goog/books/NBK537105/?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc.

4. Winancy, (2025) Determinan Berat Badan Lahir Rendah. CV Jejak (Jejak Publisher). Available at: https://books.google.co.id/books?id=PkmCEQAAQBAJ.

Yulianti, M. and Hasanah, P.N. (2024) Konsep Dasar dan Asuhan Keperawatan Bayi Berat Lahir Rendah. Penerbit NEM. Available at: https://books.google.co.id/books?id=veYSEQAAQBAJ.

Downloads

Published

2026-09-16