Dinamika Penerapan Strategi Pemasaran ATL-BTL PT Garuda Sehat Jaya dalam Menghadapi Persaingan Industri Herbal di Era Digital

Authors

  • Windy Ayu Hapsari Program Studi PJJ Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Pelita Harapan, Tangerang, Indonesia
  • Herman Purba Program Studi PJJ Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Pelita Harapan, Tangerang, Indonesia

Keywords:

ATL, BTL, Industri Herbal, Komunikasi Pemasaran, PT Garuda Sehat Jaya, ATL, BTL, Herbal Industry, Marketing Communication, PT Garuda Sehat Jaya

Abstract

This study aims to analyze the Above the Line (ATL) and Below the Line (BTL) marketing communication strategies implemented by PT Garuda Sehat Jaya in facing market competition. This study uses a qualitative case study approach. Data collection was conducted through in-depth semi-structured interviews, field observations, and document analysis with informants comprising directors, marketing teams, distributors, and sales teams. Data analysis was carried out through coding and data validity testing, using data source triangulation. The results of the study indicate that the ATL strategy is focused on the use of social media, such as product information content, benefits, education, and digital advertising, to build brand awareness. Based on the theory of The Circular Model of SOME by Lutrell, PT Garuda Sehat Jaya has been relatively successful in carrying out the share stage through content dissemination activities, and the optimize stage through the delivery of product information. Meanwhile, the BTL strategy is executed through direct activities, such as product displays, events, and field interactions. However, the implementation of these two strategies has not been maximized. On the other hand, there is a gap in the dynamics of ATL-BTL strategies related to digital communication and its acceptance in the field. The gap between digital activities and purchasing behavior persists, especially in industries with high perceived risk, such as herbal products. This research provides new insights that marketing communications in the digital era should be viewed not only as a message-delivery activity, but also as a strategic process oriented towards building long-term consumer relationships and trust.

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran Above the Line (ATL) dan Below the Line (BTL) yang diterapkan oleh PT Garuda Sehat Jaya dalam menghadapi persaingan pasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, pengamatan lapangan, dan studi dokumentasi dengan informan yang terdiri dari direktur, tim marketing, distributor, dan tim sales. Analisis data dilakukan melalui teknik coding dan uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi ATL difokuskan pada penggunaan media sosial seperti konten informasi produk, manfaat, edukasi, serta periklanan digital untuk membangun brand awareness. Berdasarkan teori The Circular Model of SOME dari Lutrell, PT Garuda Sehat Jaya relatif berhasil menjalankan tahap share melalui aktivitas penyebaran konten, serta tahap optimize melalui penyampaian informasi produk. Sementara itu, strategi BTL dilakukan melalui aktivitas langsung seperti display produk, event, dan interaksi di lapangan. Namun demikian, kedua strategi ini belum maksimal penerapannya. Di sisi yang lain, terdapat kesenjangan dalam dinamika strategi ATL-BTL terkait dengan komunikasi digital dan penerimaan di lapangan. Kesenjangan antara aktivitas digital dan perilaku pembelian masih menjadi fenomena yang nyata, terutama dalam industri yang memiliki tingkat persepsi risiko tinggi seperti produk herbal. Penelitian ini memberikan pemahaman baru bahwa komunikasi pemasaran di era digital perlu dilihat tidak hanya sebagai aktivitas penyampaian pesan, tetapi sebagai proses strategis yang berorientasi pada pembangunan relasi dan kepercayaan konsumen secara jangka panjang.

References

Ardianto, E. (2019). Komunikasi massa: Suatu pengantar. Simbiosa Rekatama Media.

Belch, G. E., & Belch, M. A. (2015). Advertising and promotion: An integrated marketing communications perspective (10th ed.). McGraw-Hill Education.

Belch, G. E., & Belch, M. A. (2020). Advertising and promotion: An integrated marketing communications perspective (12th ed.). McGraw-Hill Education.

Chaffey, D. (2019). Digital marketing: Strategy, implementation and practice (7th ed.). Pearson.

Charmaz, K., & Thornberg, R. (2021). The pursuit of quality in grounded theory. Qualitative Research in Psychology, 18(3), 305-327. https://doi.org/10.1080/14780887.2020.1780357

Cialdini, R. B. (2009). Influence: Science and practice (5th ed.). Pearson.

Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.

Creswell, J. W., Poth, C. N. (2025). Qualitative inquiry & research design: choosing among five approaches (5th ed.). Los Angeles, CA: Sage

Hidayat, R. (2020). Pengaruh information overload terhadap perilaku konsumen di era digital. Jurnal Komunikasi, 12(2), 145–158. https://doi.org/10.31294/jkom.v12i2.8765

Iba, Z., & Wardhana, A. (2023). Metode Penelitian (1st ed.). Purbalingga: Eureka Media Aksara

Ikbal, M., Saragi, S., & Sitanggang, R. (2021). Pengaruh saluran distribusi dan kebijakan promosi terhadap volume penjualan. Jurnal Manajemen Pemasaran, 15(2), 123–135. https://doi.org/10.9744/pemasaran.15.2.123-135

Jakpat. (2023). Survei minat Gen Z terhadap produk herbal di Indonesia. https://jakpat.net

Kahneman, D., & Tversky, A. (1979). Prospect theory: An analysis of decision under risk. Econometrica, 47(2), 263–291. https://doi.org/10.2307/1914185

Keller, K. L. (2013). Strategic brand management: Building, measuring, and managing brand equity (4th ed.). Pearson.

Kertamukti, R. (2015). Strategi komunikasi pemasaran. Rajawali Pers.

Kornita, S. E. (2022). Pengaruh bauran pemasaran terhadap keputusan pembelian dan loyalitas konsumen. Jurnal Ilmu Manajemen, 10(1), 45–56. https://doi.org/10.26740/jim.v10n1.p45-56

Kotler, P., & Armstrong, G. (2018). Principles of marketing (17th ed.). Pearson.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson.

Kurniawati, D. (2019). Pengaruh brand awareness terhadap keputusan pembelian. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 8(1), 67–78. https://doi.org/10.1234/jeb.v8i1.234

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Sage Publications.

Luttrell, R. (2015). Social media: How to engage, share, and connect. Rowman & Littlefield.

Mulyana, A. (2024). Strategi bauran komunikasi pemasaran PT. Tom Cococha Indonesia dalam meningkatkan volume penjualan (Skripsi, Universitas Mercu Buana Jakarta).

Nurfajriani, W. V., Ilhami, M. W., Mahendra, A., Afgani, M. W., & Sirodj, R. A. (2024). Triangulasi Data Dalam Analisis Data Kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(17), 826-833. https://doi.org/10.5281/zenodo.13929272

Prasetyo, A., & Huda, M. (2021). Efektivitas strategi komunikasi ATL dan BTL dalam meningkatkan brand awareness. Jurnal Komunikasi Pemasaran, 6(2), 101–115. https://doi.org/10.5678/jkp.v6i2.321

Prisgunanto, I. (2014). Komunikasi pemasaran terpadu. Ghalia Indonesia.

Putri, A., & Pradana, R. (2021). Pengaruh kepercayaan konsumen terhadap keputusan pembelian produk kesehatan. Jurnal Manajemen Kesehatan, 9(1), 55–66. https://doi.org/10.22219/jmk.v9i1.14567

Rahmawati, N. (2022). Peran digital marketing dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen. Jurnal Komunikasi Digital, 4(1), 23–35. https://doi.org/10.1234/jkd.v4i1.567

Ramdani, R. (2022). Strategi komunikasi pada pemasaran brand Mie Sedaap dengan metode Below the Line (Artikel ilmiah, Universitas Terbuka).

Rangkuti, F. (2019). Strategi promosi yang kreatif dan analisis kasus integrated marketing communication. Gramedia Pustaka Utama.

Ruslin., Mashuri, S., Rasak, M. S. A., Alhabsyi, F., & Syam, H. (2022). Semi-structured Interview: A Methodological Reflection on the Development of a Qualitative Research Instrument in Educational Studies. IOSR Journal of Research & Method in Education (IOSR-JRME), 12(1), 22-29. https://doi.org/10.9790/7388-1201052229

Ryan, D. (2016). Understanding digital marketing: Marketing strategies for engaging the digital generation (3rd ed.). Kogan Page.

Sari, A. S., Aprisilia, N., & Fitriani, Y. (2025). Teknik Pengumpulan Data dalam Penelitian Kualitatif: Observasi, Wawancara, dan Triangulasi. Indonesian Research Journal on Education, 5(4), 539-545. https://doi.org/10.31004/irje.v5i4.3011

Sari, D., & Nugroho, A. (2021). Pengaruh brand loyalty terhadap keputusan pembelian konsumen. Jurnal Ilmu Pemasaran, 11(2), 89–102. https://doi.org/10.54321/jip.v11i2.876

Sashikirana, A. K., & Prodjo, W. A. (2024, Oktober 29). Jualan Herbal di E-commerce? Ini Cara Menarik Kepercayaan Konsumen. Kompas. https://umkm.kompas.com/read/2024/10/29/190000783/jualan-herbal-di-e-commerce-ini-cara-menarik-kepercayaan-konsumen?page=all

Shimp, T. A. (2010). Advertising, promotion, and other aspects of integrated marketing communications (8th ed.). South-Western Cengage Learning.

Shimp, T. A., & Andrews, J. C. (2018). Advertising, promotion, and other aspects of integrated marketing communications (10th ed.). Cengage Learning.

Swastha, B. (2014). Manajemen pemasaran modern. Liberty.

Tajik, O., Golzar, J., & Noor, S. (2024). Purposive Sampling. IJELS International Journal of Education and Language Studies, 2(2), 1-9. https://doi.org/10.22034/ijels.2025.490681.1029

Tjiptono, F. (2019). Strategi pemasaran: Prinsip dan penerapan. Andi Offset.

Tuten, T. L., & Solomon, M. R. (2017). Social media marketing (3rd ed.). Sage Publications.

Wandira, L. (2026, April 20). Industri Herbal Tumbuh 8,35%, Produk Tiruan dan Edukasi Konsumen Masih Jadi Tantangan. Kontan. https://industri.kontan.co.id/news/industri-herbal-tumbuh-835-produk-tiruan-dan-edukasi-konsumen-masih-jadi-tantangan

Wulandari, D., & Assidiq, M. (2023). Strategi influencer marketing dalam meningkatkan brand awareness pada perusahaan FMCG. Jurnal Komunikasi Digital, 4(2), 78–90. https://doi.org/10.1234/jkd.v4i2.789

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Sage Publications.

Yoga, F. D., & Riasari, A. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi minat masyarakat menabung di bank syariah. Global Leadership Organizational Research in Management, 3(3), 284–305. https://doi.org/10.59841/glory.v3i3.3084

Yulianti, R. (2023). Integrasi strategi Above the Line dan Below the Line dalam komunikasi pemasaran digital. Jurnal Komunikasi Pemasaran, 7(1), 34–48. https://doi.org/10.5678/jkp.v7i1.456

Yustina, I., Purwadi, D., & Khuriyati, N. (2021). Healthy Food Consumer Segmentation for Targeting and Positioning New Slimming Jelly. Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri, 10(3), 227-238. https://doi.org/10.21776/ub.industria.2021.010.03.4

Downloads

Published

2026-08-18

Issue

Section

Articles