Muhammadiyah dan Pemberdayaan Perempuan
Keywords:
Muhammadiyah, ‘Aisyiyah, pemberdayaan perempuan, Islam berkemajuan.Abstract
Muhammadiyah merupakan gerakan Islam modern yang berperan penting dalam pengembangan kebudayaan serta pemberdayaan perempuan melalui organisasi otonomnya, yaitu ‘Aisyiyah, di Indonesia. Islam menempatkan perempuan pada posisi yang mulia dan setara dengan laki-laki di hadapan Allah SWT, dengan pembagian peran yang adil dan saling melengkapi sesuai dengan potensi masing-masing. Dalam pandangan Muhammadiyah, kebudayaan dipahami sebagai hasil cipta, rasa, dan karsa manusia yang bersifat dinamis serta dapat berkembang selama tidak bertentangan dengan prinsip tauhid dan ajaran Islam. Melalui semangat tajdid (pembaruan), Muhammadiyah secara aktif mendorong peran sosial umat, termasuk perempuan, dalam berbagai bidang kehidupan. ‘Aisyiyah sebagai organisasi perempuan Muhammadiyah berperan aktif dalam pemberdayaan perempuan, terutama melalui bidang pendidikan. Kontribusi ‘Aisyiyah secara nyata berdampak pada peningkatan kualitas hidup perempuan Muslimah serta penguatan peran perempuan dalam pembangunan bangsa Indonesia.
Kata kunci: Muhammadiyah, ‘Aisyiyah, pemberdayaan perempuan, Islam berkemajuan.
References
Al-Qur’an al-Karim.
Aisyiyah. (2017). Sejarah dan Peran ‘Aisyiyah dalam Pemberdayaan Perempuan Indonesia. Yogyakarta: PP ‘Aisyiyah.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2023). Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Edisi V. https://kbbi.kemdikbud.go.id
Muhammadiyah, Pimpinan Pusat. (2014). Tanfidz Keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-47. Yogyakarta: PP Muhammadiyah.
Muhammadiyah, Pimpinan Pusat. (2015). Islam Berkemajuan: Gerakan Pencerahan. Yogyakarta: Suara Muhammadiyah.
Nasution, H. (2012). Islam Ditinjau dari Berbagai Aspeknya. Jakarta: UI Press.
Shihab, M. Q. (2014). Perempuan. Tangerang: Lentera Hati.
Suryanegara, A. M. (2010). Api Sejarah Muhammadiyah. Bandung: Salamadani.
Tim Penyusun. (2010). Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah. Yogyakarta: PP Muhammadiyah.
Aisyiyah. (2017). Profil dan sejarah ‘Aisyiyah. Yogyakarta: Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Freire, P. (2005). Pedagogy of the oppressed. New York, NY: Continuum.
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Pimpinan Pusat Muhammadiyah. (2014). Manhaj kebudayaan Muhammadiyah. Yogyakarta: Suara Muhammadiyah.
Shihab, M. Q. (2014). Membumikan Al-Qur’an: Fungsi dan peran wahyu dalam kehidupan masyarakat. Bandung: Mizan.
Suryanegara, A. M. (2010). Api sejarah. Bandung: Salamadani.
UNDP. (2016). Human development report 2016: Human development for everyone. New York, NY: United Nations Development Programme.
Zimmerman, M. A. (2000). Empowerment theory: Psychological, organizational, and community levels of analysis. Dalam J. Rappaport & E. Seidman (Eds.), Handbook of community psychology (pp. 43–63). New York, NY: Springer.
Downloads
-
PDF FULL TEXT
Abstract Dilihat : 27 Kali ,
Download: 32 Kali
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Annisa Nurul

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
