Bukan Sekadar Viral: Menjadikan Dakwah Digital Sebagai Pengubah Karakter, Bukan Hanya Tren Sesaat

Authors

  • Fadhel Zidni Ilman Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
  • Siti Amalia Azis Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
  • Wanda Amelia Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
  • Muhammad Rifat Zaki Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
  • Abdul Fadhil Universitas Negeri Jakarta, Indonesia

Keywords:

digital da'wah, social media, Generation Z, religious character, virality, dakwah digital, media sosial, generasi Z, karakter religius, viralitas

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi dakwah Islam dari media konvensional menuju media sosial digital. Dengan 139 juta pengguna media sosial di Indonesia pada tahun 2024, dakwah digital menawarkan jangkauan yang luas, kecepatan penyebaran pesan, serta aksesibilitas tinggi terutama bagi generasi Z. Namun, logika algoritma media sosial yang berorientasi pada viralitas dan keterlibatan pengguna mendorong penyederhanaan pesan keagamaan, munculnya budaya religius instan, dan fenomena FOMO religius yang lebih mengutamakan tampilan daripada pengamalan. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi dakwah digital beserta faktor pendorongnya, sekaligus mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam upaya pembentukan karakter religius generasi Z. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis (systematic literature review) dengan analisis isi kualitatif dan sintesis naratif terhadap 35 sumber literatur terpilih. Hasil kajian menunjukkan bahwa dakwah digital cenderung hanya memengaruhi aspek kognitif tanpa diikuti perubahan sikap dan perilaku yang nyata, karena pembentukan karakter sejatinya memerlukan keteladanan, pembiasaan, konsistensi, dan komunitas yang mendukung. Agar dakwah digital benar-benar transformatif, diperlukan strategi yang mengutamakan substansi di atas sensasi, pendekatan kontekstual, integrasi edukasi dan keteladanan, penguatan literasi digital keagamaan, serta kolaborasi antara ulama, akademisi, dan kreator digital. Keberhasilan dakwah digital tidak diukur dari viralitas, melainkan dari sejauh mana ia mampu membentuk karakter Islami yang autentik dalam kehidupan nyata.

Kata kunci: dakwah digital, media sosial, generasi Z, karakter religius, viralitas

Abstract

The advancement of information technology has driven the transformation of Islamic da'wah from conventional media to digital social media platforms. With 139 million social media users in Indonesia in 2024, digital da'wah offers extensive reach, rapid message dissemination, and high accessibility, particularly for Generation Z. However, the algorithmic logic of social media, oriented toward virality and user engagement, promotes the simplification of religious messages, the emergence of instant religious culture, and the phenomenon of religious FOMO (Fear of Missing Out), which prioritizes appearances over genuine practice. This study aims to analyze the transformation of digital da'wah and its driving factors, while identifying the challenges it faces in forming the religious character of Generation Z. A systematic literature review method was employed, utilizing qualitative content analysis and narrative synthesis of 35 selected literary sources. The findings indicate that digital da'wah tends to influence only the cognitive dimension without producing meaningful changes in attitudes and behavior, as genuine character formation requires role modeling, habituation, consistency, and a supportive community for sustained value internalization. For digital da'wah to be truly transformative, several strategic approaches are needed: prioritizing substance over sensation, adopting a contextual approach, integrating education with exemplary conduct, strengthening religious digital literacy, and fostering collaboration among scholars, academics, and digital content creators. The success of digital da'wah should not be measured by virality metrics, but rather by the extent to which it shapes authentic Islamic character in the real lives of its audience.

Keywords: digital da'wah, social media, Generation Z, religious character, virality

References

Abu Hanifah. (2024). Dakwah Tokoh Agama terhadap Perubahan Sosial dan Budaya pada Masyarakat. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains, 13(2), 415–420.

Aini, N. (2023). Pemanfaatan media dakwah platform digital di era generasi Z. CBJIS: Cross-Border Journal of Islamic Studies, 5(2), 109–116.

Allisa, L., & Triyono, A. (2023). Pengaruh dakwah di media sosial TikTok terhadap tingkat religiusitas remaja di Demak. Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(1), 26–38.

Amalia. (2023). Dinamika Psikologis Dakwah dalam Membentuk Kesadaran Religius. Dikutip dalam Jurnal Manajemen Dakwah UIN Surakarta, 3(2), 85–96.

Amin, M. S. (2022). Dakwah digital dan transformasi komunikasi Islam di era media sosial. Jurnal Komunikasi Islam, 12(2), 145–158.

Amin, M. S. (2025). Pengaruh Algoritma Media Sosial Terhadap Narasi Keislaman di Ruang Digital. El-Wasathy: Journal of Islamic Studies, 3(1), 148–158.

https://doi.org/10.61693/elwasathy.vol31.2025.148-158

Berger, J. (2013). Contagious: Why Things Catch On. Simon & Schuster.

Fadli, R., & Nurhadi, A. (2021). Media sosial sebagai ruang baru dakwah Islam generasi milenial. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 6(1), 33–47.

Fakhruroji, M. (2015). Mediatization of Religion in ‘Texting Culture’: Self-Help Religion and The Shifting of Religious Authority. Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies, 5(2), 231–254.

https://doi.org/10.18326/ijims.v5i2.231-254

Fakhruroji, M. (2017). Dakwah di Era Media Baru: Teori dan Aktivisme Dakwah di Internet. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Febrianto, M., & Muhid, A. (2025). Digital da'wah for generation Z: Strategies and challenges in building spiritual awareness. Journal International Dakwah and Communication, 5(1), 35–51.

Fitri, R. L., & Ridwan, A. (2024). Pendidikan Akhlak di Era Digital: Pengaruh Konten Islami di Instagram Terhadap Pembentukan Karakter Remaja dalam Perspektif Sosial. Social Studies in Education, 2(2), 157–172.

Hakim, F., & Dahri, H. (2023). Islam di media sosial sebagai komodifikasi dan implikasinya terhadap pendidikan Islam. Andragogi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 187–206.

Hasan, N. (2016). Islam di kota: Ekspresi keagamaan dan budaya populer. Studia Islamika: Indonesian Journal for Islamic Studies, 23(3), 425–480.

Hidayat, T. (2023). Konvergensi media dalam perkembangan dakwah digital di Indonesia. Jurnal Ilmu Komunikasi, 15(3), 210–224.

Hoesterey, J. B. (2016). Rebranding Islam: Piety, Prosperity, and a Self-Help Guru. Stanford University Press.

Ibad, M. N. (2025). Strategi literasi dakwah digital di era media sosial TikTok: Tantangan dan peluang. Pelita: Jurnal Studi Islam Mahasiswa UII Dalwa, 2(2).

Krippendorff, K. (2018). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology (4th ed.). SAGE.

Kusumawati, S. P., Nihaya, N., Avicena, H. N., & Alamsyah, D. (2022). Penyampaian dakwah Islam di media sosial bagi generasi Z. Jurnal Al Insan, 3(1).

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic Inquiry. SAGE.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE.

Muhtadi, A. S. (2012). Komunikasi Dakwah: Teori, Pendekatan dan Aplikasi. Simbiosa Rekatama Media.

Mujamil, A., Riwanda, A., & Moefad, A. M. (2023). Dakwah Partisipatoris untuk Transformasi Sosial: Diskursus Manajemen Dakwah dalam Perspektif Sosiologi-Pengetahuan. Mawa’izh: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan, 14(2), 52–79.

Nabillah, A., & Romadi, P. (2024). Dakwah pada generasi Z di media sosial: Studi netnografi pada akun TikTok Agam Fachrul. Idarotuna, 6(1), 51.

https://doi.org/10.24014/idarotuna.v5i2.24625

Nafiisah, S. S., & Arfansyah, A. (2026). Algoritma Media Sosial dan Pengaruhnya terhadap Pola Pikir Keagamaan Siswa MAN 1 Medan (Studi pada Konten Dakwah Pendek). AN-NASHIHA: Journal of Broadcasting and Islamic Communication Studies, 4(2), 1-15.

Nasrullah, R. (2015). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Jakarta: Kencana.

Popay, J., et al. (2006). Guidance on the Conduct of Narrative Synthesis in Systematic Reviews. ESRC.

Prensky, M. (2001). Digital natives, digital immigrants. On the Horizon, 9(5), 1-6. https://doi.org/10.1108/10748120110424816

Przybylski, A. K., Murayama, K., DeHaan, C. R., & Gladwell, V. (2013). Motivational, Emotional, and behavioral correlates of fear of missing out. Computers in Human Behavior, 29(4), 1841–1848. https://doi.org/10.1016/j.chb.2013.02.014

Putnam, R. D. (2000). Bowling Alone: The Collapse and Revival of American Community. Simon & Schuster.

Rachman, A. (2022). Transformation of religious authority in the digital era. Dakwah: Jurnal Ilmu Dakwah, 42(2), 174–190.

Rahmawati, N. (2020). New media theory dalam perkembangan komunikasi dakwah modern. Jurnal Studi Islam Kontemporer, 8(2), 98–112.

Ramdani, D., Harianto, S. D., & Saefulloh, A. (2025). Komodifikasi Islam dalam Dakwah Digital: Telaah Kritis Perspektif Industri Budaya. JRMDK, 7(2), 279–310.

Ridwan, R., & Tasruddin, R. (2025). Optimalisasi Media Sosial untuk Dakwah Islam: Tantangan dan Strategi. AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab, 4(1), 32–44.

Rubin, A. M. (2002). The uses-and-gratifications perspective of media effects. In J. Bryant & D. Zillmann (Eds.), Media Effects: Advances in Theory and Research (pp. 525–548). Lawrence Erlbaum Associates.

Rumata, F. A., Iqbal, M., & Asman, A. (2021). Dakwah digital sebagai sarana peningkatan pemahaman moderasi beragama di kalangan pemuda. Jurnal Ilmu Dakwah, 41(2), 172–183.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suryani, D., & Malik, F. (2024). Karakteristik dakwah digital pada platform media sosial. Jurnal Teknologi dan Dakwah, 5(1), 55–70.

Syifa, A., & Ridwan, A. (2024). Pendidikan Karakter Islami di Era Digital: Tantangan dan Solusi Berdasarkan Pemikiran Sosial Imam Al-Ghazali. Social Studies in Education, 2(2), 107–122.

We Are Social. (2024). Data digital Indonesia 2024. We Are Social & Meltwater.

Yanuar, D. (2023). Fenomena Kecanduan Media Sosial (FOMO) pada Remaja Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FISIP USK, 8(4).

Zed, M. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.

Zulfikar. (2022). Urgensi Dakwah Islam dan Transformasi Sosial. Jurnal An-Nasyr: Jurnal Dakwah dalam Kepenulisan.

Downloads

Published

2026-07-08

Issue

Section

Articles