Perancangan Kawasan Residensial Berbasis Eco-Settlement pada Wilayah Terdampak TPA Benowo Surabaya

Authors

  • Achmad Firmansyah Nur Prawira Mandala Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Darmansjah Tjahja Prakasa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Keywords:

Kata Kunci: Eco-settlement, Filter Vegetatif, Hunian Residensial, Resiliensi Polusi, TPA Benowo.

Abstract

Abstrak

Kawasan permukiman di sekitar TPA Benowo Surabaya menghadapi polusi gas metana, bau, dan pencemaran air lindi yang menurunkan kualitas hidup. Penelitian studi kasus ini bertujuan merancang hunian residensial yang adaptif dan resilien terhadap polusi melalui pendekatan eco-settlement. Metode perancangan meliputi analisis tapak makro-mikro, restrukturisasi ruang, dan zonasi vegetatif. Hasil desain menunjukkan alokasi Ruang Terbuka Hijau minimal 30% sebagai filter vegetatif, ventilasi silang, dan pemanenan air hujan mampu mereduksi polutan serta mengurangi ketergantungan air tanah hingga 30%. Kesimpulannya, intervensi arsitektural spesifik dapat mentransformasi lahan marginal menjadi hunian layak. Implikasinya, studi ini menawarkan model public housing berkelanjutan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah berisiko tinggi. Karakteristik subjek menyoroti permukiman peri-urban dekat infrastruktur limbah. Keaslian solusinya terletak pada metabolisme kawasan sirkular sebagai filter ekologis aktif. Penelitian ini memunculkan pertanyaan teoretis terkait keberlanjutan jangka panjang utilitas mandiri di kawasan marginal.

 

 

References

Anwar, K. (2026). Rekayasa ventilasi silang pada fasad bangunan di kawasan padat peri-urban. Jurnal Sains dan Teknologi Bangunan, 14(1), 45–58.

Arifin, M., & Cahyono, T. (2023). Penerapan one-gate system untuk pengendalian sirkulasi dan keamanan lingkungan residensial. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 34(2), 112–125.

Budiman, A. (2022). Analisis sirkulasi makro-mikro dalam perancangan arsitektur lingkungan. Tata Ruang Nusantara, 8(3), 201–215.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya. (2024). Laporan tahunan timbulan dan pengelolaan sampah domestik Kota Surabaya. DLH Surabaya.

Fahmi, R. (2024). Manipulasi pergerakan angin lokal melalui penataan koridor sirkulasi tapak. Jurnal Arsitektur Kontemporer, 11(2), 89–102.

Gunawan, I. (2025). Mitigasi sebaran gas metana (CH₄) pada permukiman sekitar tempat pemrosesan akhir sampah. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 19(1), 33–47.

Handoko, B., & Hermawan, D. (2021). Identifikasi infiltrasi air lindi TPA terhadap kualitas air tanah dangkal. Jurnal Hidrologi Lingkungan, 9(4), 175–188.

Hidayat, S., & Kusuma, A. (2023). Kerentanan spasial permukiman organik di wilayah peri-urban Surabaya. Jurnal Permukiman Berkelanjutan, 15(2), 76–89.

Kusuma, H., Wijayanti, R., & Utami, S. (2023). Infrastruktur utilitas komunal mandiri untuk mengatasi krisis sanitasi air bersih. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 22(3), 140–154.

Lestari, P., Wahyuni, S., & Nugraha, A. (2023). Efektivitas green barrier vegetasi bertingkat dalam mereduksi polusi udara masif. Jurnal Ekologi Lingkungan, 31(1), 50–64.

Nugraha, E. (2025). Teknologi filtrasi bertahap reverse osmosis untuk pengolahan air pemanenan hujan komunal. Jurnal Teknologi Air Bersih, 12(2), 95–108.

Nugroho, A. (2025). Pendekatan eco-settlement pada penataan lahan marginal perkotaan. Penerbit Buku Ilmiah Arsitektur.

Pratama, R., Saputra, D., & Akbar, F. (2024). Restrukturisasi koefisien dasar hijau (KDH) sebagai pelindung fisik kawasan residensial. Jurnal Tata Kota, 18(2), 120–135.

Putra, F., & Wijaya, K. (2022). Implementasi konsep "Building Tasks" Christian Norberg-Schulz dalam arsitektur permukiman modern. Jurnal Teori dan Desain Arsitektur, 10(1), 15–29.

Ramadhan, G. (2024). Zonasi ekologis dan pembagian ruang spasial kawasan rawan polusi. Jurnal Perancangan Kota Sehat, 7(3), 210–223.

Santoso, B. (2025). Fungsi perlindungan ekologis dan wadah sosial dalam ruang arsitektur. Rekayasa Spasial, 13(2), 67–80.

Setiawan, A. (2023). Aspek hukum bangunan gedung dan pemenuhan regulasi kesehatan lingkungan perumahan. Jurnal Hukum dan Tata Ruang, 5(1), 40–53.

Sidiq, M., Rahmawati, E., & Fitriani, L. (2022). Sistem pemanenan air hujan (rainwater harvesting) sebagai alternatif utilitas berkelanjutan. Jurnal Infrastruktur, 16(2), 101–114.

Suryanto, T. (2021). Resiliensi kawasan permukiman peri-urban terhadap tekanan wilayah metropolitan. Jurnal Pengembangan Wilayah, 27(4), 312–326.

Sutrisno, E. (2022). Optimasi ventilasi alami berbasis bukaan dua arah (single vs cross ventilation). Jurnal Fisika Bangunan, 6(2), 85–98.

Triatmo, W. (2023). Manajemen air hujan komunal di wilayah pesisir dan peri-urban. Pustaka Teknik Hidro.

Utomo, S. (2025). Proyeksi peningkatan volume sampah kota dan dampaknya pada perluasan area TPA Benowo. Jurnal Analisis Lingkungan Surabaya, 11(1), 12–25.

Wicaksono, A., & Utomo, B. (2022). Analisis sebaran bau gas metana dan emisi TPA Benowo terhadap wilayah sekitarnya. Jurnal Dampak Lingkungan, 20(3), 143–156.

Wijaya, R. (2024). Karakteristik limpasan permukaan dan manajemen parit drainase pada wilayah padat. Jurnal Manajemen Air, 9(1), 54–67.

Downloads

Published

2026-06-29

Issue

Section

Articles