Hukum Bisnis Syariah dalam Perspektif Islam: Konsep, Prinsip, dan Implementasinya

Authors

  • Ahmad Syairi Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan, Indonesia
  • Nor Aisah Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan, Indonesia
  • Nadia Rahmah Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan, Indonesia
  • Lahmudinur Institut Agama Islam Darul Ulum Kandangan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.66914/riset.v1i4.145

Keywords:

Hukum Bisnis Syariah, Fiqih Muamalah, Bisnis Islam, Kepemilikan Harta, Kerjasama Bisnis, Akad Syariah, Sharia Business Law, Fiqh Muamalah, Islamic Business, Wealth Ownership, Business Cooperation, Sharia Contracts

Abstract

The study of fiqh muamalah covers regulations related to economic activities based on Islamic guidance, commonly known as Sharia business law. Although business objectives are often oriented toward profit, from a religious perspective such activities are also considered acts of worship when carried out with justice and honesty. The main focus of this discussion is the foundations of the Sharia-based commercial system, the core norms that underlie Islamic economic operations, and their application in the modern era. The review begins with a broad overview of business regulations rooted in the teachings of the Prophet, followed by an explanation of business as a moral action within the framework of tawhid. In the context of wealth, ownership is limited by ethical boundaries and collective responsibility. Also addressed are patterns of economic collaboration such as syirkah as well as other transactional agreements that uphold fair and professional relationships. The study concludes that the principles of Islamic business law integrate personal responsibility with collective objectives, while avoiding transactions involving interest, excessive speculation, or gambling. In today’s economic context, the implementation of these principles offers a path toward a business model that is not only aligned with religious values but also promotes equitable prosperity without relying on harmful schemes. Not all conventional approaches are able to achieve such a balance.

Keywords: Sharia Business Law, Fiqh Muamalah, Islamic Business, Wealth Ownership, Business Cooperation, Sharia Contracts

 

Abstrak

Pengkajian fiqih muamalah mencakup aturan berkaitan dengan ekonomi menurut pedoman Islam, dikenal sebagai hukum bisnis syariah. Meskipun tujuan usaha sering kali adalah laba, dalam perspektif agama hal tersebut sekaligus tergolong ibadah bila dilakukan secara adil dan jujur. Pokok bahasan di sini ialah dasar-dasar sistem perniagaan syariah, norma inti yang mendasari operasi ekonomi Islami, beserta penerapannya di zaman kini. Tinjauan dimulai dari gambaran luas tentang ketentuan usaha berbasis ajaran Nabi, lalu ditambah posisi bisnis sebagai tindakan bermoral dalam ajaran tauhid. Dalam konteks harta, pemilikan dibatasi oleh batasan etika dan tanggung jawab kolektif. Tak luput dari pembicaraan: pola kolaborasi ekonomi semacam syirkah serta kesepakatan transaksi lainnya yang menjunjung relasi profesional berkeadilan. Pengkajian menyimpulkan: prinsip hukum bisnis Islam memadukan tanggung jawab pribadi dengan tujuan kolektif, sambil menjauhi transaksi mengandung bunga, spekulasi tinggi, atau perjudian. Dalam konteks ekonomi saat ini, terapan aturan tersebut membuka jalan bagi model usaha yang tidak hanya sesuai nilai agama tetapi juga mendukung kemakmuran secara adil tanpa bergantung pada skema merugikan. Tidak semua pendekatan konvensional mampu mencapai titik temu seperti ini.

Kata Kunci : Hukum Bisnis Syariah, Fiqih Muamalah, Bisnis Islam, Kepemilikan Harta, Kerjasama Bisnis, Akad Syariah

References

Alsawady, Yoseph Ataa, Mohamed Cherif El Amri, dan Mustafa Omar Mohammed. “Mainstream Methodologies for Analyzing Fiqh in Governing Islamic Economics and Finance.” Dalam Teaching and Research Methods for Islamic Economics and Finance. Routledge, 2022.

Ayub, Muhammad. Understanding Islamic Finance. West Sussex: John Wiley & Sons, 2007.

Chapra, M. Umer. Islam and the Economic Challenge. Leicester: The Islamic Foundation, 1992.

Dewi, Gemala. Hukum Perikatan Islam di Indonesia. Jakarta: Kencana, 2018.

Hammad, Nazih. Mu‘jam al-Mustalahat al-Iqtisadiyyah fi Lughat al-Fuqaha’. Virginia: International Institute of Islamic Thought, 1993.

Hanim, Lathifah. “The Transaction E-Commerce in Islamic/Sharia Law.” Jurnal Akta 9, no. 3 (2022).

Khallaf, Abdul Wahhab. ‘Ilm Uṣūl al-Fiqh. Kairo: Dār al-Qalam, 1978.

Muhlis, dan Muhammad Fazlurrahman Syarif. “Islamic Law for Business and Its Legal Bases in Indonesia.” Milkiyah 2, no. 1 (2023).

al-Qaradawi, Yusuf. Daur al-Qiyam wa al-Akhlaq fi al-Iqtisad al-Islami. Kairo: Maktabah Wahbah, 1995.

Rahman, Afzalur. Doktrin Ekonomi Islam. Jilid I. Diterjemahkan oleh Soeroyo dan Nastangin. Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf, 1995.

Rahayu, Yunita, Muhammad Iqbal Fasa, dan Suharto. “Implementasi Etika Bisnis Islam dalam Meningkatkan Kesejahteraan Pedagang.” Islamic Economics and Finance Journal 1, no. 1 (2022).

Sari, Intan Permata, Eka Sri Wahyuni, dan Kustin Hartini. “Penerapan Maqashid Syariah dalam Ekonomi Islam.” Jurnal Ilmiah Akuntansi, Manajemen dan Ekonomi Islam (JAM-EKIS) 6, no. 2 (2023).

Siddiqi, M. Nejatullah. Muslim Economic Thinking: A Survey of Contemporary Literature. Leicester: The Islamic Foundation, 1981.

Siregar, Idris, Ucok Kurnia Meliala Hasibuan, dan Hazriyah. “Prinsip-Prinsip Dasar Muamalah dalam Islam.” Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya 2, no. 4 (2024).

Usmani, Muhammad Taqi. An Introduction to Islamic Finance. Karachi: Maktaba Ma‘ariful Qur’an, 1998.

al-Zuhaili, Wahbah. Al-Fiqh al-Islāmī wa Adillatuh. Juz IV. Damaskus: Dār al-Fikr, 1989.

al-Zuhaili, Wahbah. Al-Fiqh al-Islāmī wa Adillatuh. Juz V. Damaskus: Dār al-Fikr, 1989.

Downloads

Published

2026-06-23

Issue

Section

Articles