Peran Pendidikan sebagai Agen Integritas Sosial dan Pembentuk Solidaritas Peserta Didik di SMA Negeri 1 Takalar
Keywords:
Informal Education, Community Empowerment, Community Skills, Lifelong Learning.Abstract
Abstract
This study aims to analyze the role of education as an agent of social integrity and a builder of students’ solidarity at SMA Negeri 1 Takalar. This research employed a descriptive qualitative. The findings indicate that education plays a significant role in fostering students’ social integrity and solidarity through classroom learning, school culture, and extracurricular activities. Teachers serve as key role models in instilling values such as honesty, discipline, responsibility, and social awareness. A supportive school culture, along with routine and social activities, strengthens students’ sense of togetherness and cooperation. However, several inhibiting factors were identified, including the influence of social media, external peer environments, and limited family involvement. This study concludes that the effectiveness of education as an agent of social integrity and solidarity requires strong collaboration among schools, teachers, and families.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan sebagai agen integritas sosial dan pembentuk solidaritas peserta didik di SMA Negeri 1 Takalar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan berperan signifikan dalam membentuk integritas sosial dan solidaritas peserta didik melalui pembelajaran di kelas, budaya sekolah, dan kegiatan ekstrakurikuler. Guru berperan sebagai teladan utama dalam menanamkan nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Budaya sekolah yang kondusif serta kegiatan pembiasaan dan sosial mampu memperkuat rasa kebersamaan dan kerja sama antarsiswa. Adapun faktor penghambat dalam pembentukan integritas sosial dan solidaritas meliputi pengaruh media sosial, lingkungan pergaulan di luar sekolah, serta kurangnya keterlibatan keluarga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pendidikan sebagai agen integritas sosial dan pembentuk solidaritas memerlukan sinergi antara sekolah, guru, dan keluarga.
References
Durkheim, É. (1956). Education and Sociology. Free Press.
Harun Alrasyid, R. (2025). BUDAYA DAN DIGITALISASI : IMM Sulawesi Selatan dalam Gerakan Islam Berkemajuan. Al Mannaf Madia Pustaka.
Harun Alrasyid, S. (2024). Malempu Na Mapaccing Sebagai Nilai Kearifan Lokal Dalam Menjaga Kualitas Audit. REMITTANCE: Jurnal Akuntansi Keuangan Dan PErbankan, 5, 100–105.
Ismi, L. N., & Sufa, F. F. (2024). Analisis Penanaman Karakter Peduli Sosial pada Peserta Didik Kelas V SD. Jurnal Basicedu, 8(4), 2683–2693.
Jazuli, A., Salsabila, A. Y., Assidiqi, A. H., & Sadiyah, D. (2023). The Strategy of the Head of Madrasah in Cultivating Fastabiqul Khoirot Culture in the State High School Environment in Batu City. EDHJ Unnusa, 8(April), 56–65. https://journal2.unusa.ac.id/index.php/EHDJ/article/view/4849
Kesuma, S., & Padangsidimpuan, I. (2023). Integrasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Sejarah di SMA Swasta Kesuma Indah Padangsidimpuan. MIND Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Kebudayaan, 3(2), 86–92.
Kumalasari, D., & Wibowo, Y. A. (2021). Kajian Sejarah Pendikan: Pemikiran Pendidikan Karakter Hamka. Socia: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 18(1), 81–89. https://doi.org/10.21831/socia.v18i1.44126
Lickona, T. (1992). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. Bantam.
Mujtahid, Assidiqi, A. H., Sadiyah, D., & Maulana, H. F. (2023). Educational values in Eid culture of Javanese society in Malang and Jember. Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 6(4), 2599–2473. https://doi.org/https://doi.org/10.31538/almada.v6i4.4225
Muslich, M. (2022). Pendidikan Karakter: Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional. Bumi Aksara.
Ramlianto, R., & Alrasyid, H. (2025). Pemberdayaan Pendidikan Di Laensasi, Filipina: Integrasi Wawasan Kebangsaan, Keterampilan Mengajar Dan Aksi Kemanusiaan. MASALIQ Учредители: Darul Yasin Al Sys, 5(2), 715–732.
Ridder, H.-G. (2014). Book Review: Qualitative data analysis. A methods sourcebook. Sage publications Sage UK: London, England.
Sabarudin, A. (2015). Manajemen Kolaborasi dalam Pelayanan Publik. Graha Ilmu.
Samani, D. R. M. (2019). Konsep dan model pendidikan karakter.
Suyadi, M. P. I. (2020). Strategi Pembelajaran Pendidikan Karakter. Pt Remaja Rosdakarya.
Downloads
-
PDF FULL TEXT
Abstract Dilihat : 16 Kali ,
Download: 5 Kali
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Syamsul Salam, Suardi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.